KONSOLIDASI DEMOKRASI DENGAN HMI-KOHATI PALANGKA RAYA: BAWASLU DIMINTA SOSIALISASI MASIF PELAPORAN PELANGGARAN PEMILU
|
Palangka Raya - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palangka Raya menggelar kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-Wati (KOHATI) Palangka Raya pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara penyelenggara pemilu dan organisasi kemahasiswaan dalam memperkuat komitmen terhadap demokrasi yang sehat dan berintegritas di Kota Palangka Raya.
Dalam diskusi tersebut, peserta membahas berbagai isu strategis, mulai dari masa depan demokrasi, tantangan sistem kepemiluan, hingga pentingnya menjaga integritas pemilu. Selain itu, isu SARA dan tantangan di era digital juga menjadi perhatian utama, mengingat derasnya arus informasi di media sosial yang berpotensi memicu disinformasi dan polarisasi di tengah masyarakat.
HMI dan KOHATI Palangka Raya menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami sistem pelaporan dugaan pelanggaran pemilu. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi yang lebih masif dan berkelanjutan agar masyarakat mengetahui mekanisme pengawasan serta berani melaporkan pelanggaran. Kolaborasi antara Bawaslu dan elemen mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan partisipasi publik dalam mengawal demokrasi yang transparan dan akuntabel.
#BERSAMA RAKYAT AWASI PEMILU, BERSAMA BAWASLU TEGAKKAN KEADILAN PEMILU#