Prof Muhammad: Netralitas Diawali Dari Pikiran
|
PALANGKARAYA – Bawaslu Kota Palangka Raya kembali melaksanakan kegiatan Story Telling edisi ke 4 mengangkat tema Menjaga Kehormatan Penyelenggara Pemilu Bersama DKPP RI Menuju Pemilu Serentak Tahun 2024 secara daring. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM jajaran internal Bawaslu Kota Palangka Raya dalam rangka menghadapi Pemilu serentak yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024, menghadirkan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia Prof. Muhammad, SIP, MSi.
Dalam paparannya Ketua DKPP, Prof. Muhammad mengingatkan netralitas adalah mahkota dari penyelenggara Pemilu. Tidak sedikit penyelenggara Pemilu ‘tergelincir’ akibat tidak netral atau berpihak. Netralitas mutlak dimiliki penyelenggara Pemilu. Netralitas tersebut harus dimulai dari pikiran dan diwujudkan dalam sikap serta pernyataan.
“Sebagai penyelenggara tidak hanya bicara bahwa kita netral. Tetapi harus dimulai dari pikiran kemudian ditunjukkan dengan sikap dan tindakan kita sebagai penyelenggara,” ungkap Muhammad pada Jumat (25/2/2022).
Netralitas, sambung Muhammad, bukan hal yang sulit bagi penyelenggara Pemilu. Komitmen terhadap pemilu berintegritas, disertai pemahaman terhadap asas, kode etik, dan perilaku pemilu akan mengantarkan penyelenggara ke mahkota tersebut.
Guru Besar Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) ini juga menegaskan kehadiran DKPP sebagai satu dari tiga lembaga penyelenggara Pemilu di Indonesia adalah untuk menjaga kehormatan penyelenggara.
“Ranah DKPP mengingatkan kita semua agar tidak tergelincir, hakikatnya DKPP dibentuk adalah untuk menjaga kehormatan penyelenggara pemilu. Bukan sebagai malaikat pencabut nyawa atau SK penyelenggara,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, Ketua Bawaslu periode 2012-2017 ini juga mengajak penyelenggara menjaga kehormatan dengan mencintai profesinya saat ini. Melalui tangan penyelenggara terjadilah proses pergantian kekuasaan yang berintegritas.
“Dalam forum ini, saya ingin berpesan untuk kita mencintai profesi ini. Jangan jadikan profesi kita ini sebagai beban untuk kita dan masyarakat,” pungkasnya.
Sementara Ketua Bawaslu Kota Palangka Raya Endrawati, SH., MH saat memandu kegiatan Story Telling menyampaikan apresiasi setinggi- tingginya kepada Ketua DKPP RI yang telah berkenan menjadi pembicara dalam kegiatan yang dilaksanakannya melalui aplikasi zoom meeting. “Kami ucapkan terimakasih tak terhingga atas perkenan Prof Muhammad menjadi narasumber tunggal dalam kegiatan Story Telling edisi 4 ini. Semoga apa yang beliau sampaikan dapat menambah semangat, pengingat serta motivasi bagi penyelenggara Pemilu agar jangan sampai salah melangkah apalagi tergelincir akibat tidak netral dan berpihak dalam melaksanakan tugas, kewajiban dan wewenangnya sebagai penyelenggara Pemilu,” ucap Endrawati.
Sekedar informasi, kegiatan Story Telling#4 “Menjaga Kehormatan Penyelenggara Pemilu Bersama DKPP RI Menuju Pemilu Serentak Tahun 2024’ dihadiri oleh penyelenggara se-Kota Palangkaraya dan Kalimantan Tengah, Bawaslu Kabupaten/Kota di luar Kalimantan Tengah, Tim Pemeriksa Daerah (TPD) DKPP,serta pegiat Pemilu. (humasbwspky)